Serial Ki Ogan
Pulau Harimau (10)
Oleh : aminuddin
GILIRAN Iwan yang maju. Diawali dengan pukulan bertubi-tubi yang
diarakan ke muka dan dada Pedro. Hanya menghindar. Belum melaku kan aksi
balasan.
Ketika Iwan lengah ..
Draaak ...
Duub .. dub ... dub ..
Sebuah pukulan telak tepat mengenai bawah ketiak Iwan. Mengerang kesakitan.
Belum sempat membalas, sebuah pukulan tangan kiri mengenai dagu Iwan. Terhuyung. Sempoyongan.
Dub ...dub ...
Kraaaak ...
Pedro mematahkan tangan lawan nya, hingga jatuh tak sadarkan diri.
Agus mulai ketar-ketir. Tapi itu ia tutupi dengan mengancam Pedro.
"Setelah Ki Ogan saya habisi, kamu giliran berikutnya. Paham?" Bentak Agus.
"Paham ..."
"Maju Ki ..."
Agus mengambil ancang-ancang. Kedua kaki dibuka lebar. Tangan kiri ke
bawah, tangan kanan ke atas. Siap menahan serangan Ki Ogan.
Ki Ogan cuma tersenyum ...
Dia hanya berdiri. Lalu bersiap melepaskan pukulan ke kedua kaki Agus.
Entah bagaimana, kaki itu pun semakin lama semakin sulit digerakkan.
Kraaaak ...
Praaak ...
Terlalu lebar buka selangkangan, menyebabkan pantat Agus menyentuh
tanah sebelum akhirnya jatuh dalam posisi kedua kali mengangkang.
Ha ha ha ha ...
He he he he ...
"Hebat apa," komentar pemuda berkulit sawo matang.
"Belum digocoh sudah roboh."
Hua ha ha ha ...
Merasa malu, Agus cepat-cepat berdiri. Setelah mengomeli kedua re
kannya Iwan dan Iwin, yang sudah siuman dan ikut bersama yang lain
menertawakan dirinya, ia siap me lanjutkan duel dengan Ki Ogan.
"Majulah Ki ..."
"Saya sudah maju."
Ha ha ha ha ...
"Maju kemana lagi Bos." Teriak pria bermata besar sambil tertawa terkekeh-kekeh.
"Pelukan saja Bos," sahut teman si mata besar. Ketawa tapi ditahan.
Dub ... dub ...
Plaak .. Gredeeek ...
Semakin ditangkis semakin kesaki tan. Semua yang hadir tak satupun merasa iba. Mereka malah ketawa geli setelah melihat tak satu pun
pukulan Agus yang mengenai sasaran.
Tanpa sepengetahuan Agus,Ki Ogan justru bersembunyi dengan aman di belakangnya.
He he he he ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar