Serial Ki Ogan
Pulau Harimau (15)
Oleh : Wak Amin
UPAYA pembebasan tahanan yang gagal total ini disiarkan sebuah stasiun
televisi swasta nasional, ditonton masyarakat yang berdiam di rumah,
kerja di kantoran dan pusat perbelanjaan maupun tempat lain di negeri
ini.
Banyak dari pemirsa televisi yang mengutuk keras upaya pembebasan itu.
Apalagi disebutkan keterlibatan kelompok bersenjata Asy-Syifa. Mereka
sangat marah sekaligus memuji langkah antisipasi yang cepat dari pihak
keamanan.
Sebab, jika upaya pembebasan ini berhasil, selain mencoreng nama baik
pihak keamanan khususnya kepoli sian, juga akan menimbulkan keresahan di
masyarakat, karena bukan tidak mungkin tindakan tak terpuji itu menimpa
mereka dalam kejadian yang berbeda.
Raja Samson, setelah mendengar tertangkapnya anggota kelompok pimpinan
Mayor Nawi, sangat senang. Dia mengucapkan terima ka sih atas
kesuksesan mengantisipa si tindakan tak bertanggng jawab itu.
Demikian pula halnya Ki Ogan, Pedro dan Thomas. Mereka berharap pihak
berwajib segera menangkap Mayor Nawi sebagai pimpinan tertinggi di
Asy-Syifa.
"Kalau dia tertangkap baru amanlah negeri ini," ucap Pedro.
"Kalau tidak, atau dibiarkan saja, dia akan berbuat seenaknya. Semaunya. Sekehendak perutnya saja. Bisa-bisa terjadi perang saudara,"
sahut Thomas.
" Kita berdoa sajalah. Semoga kejadian yang kita tonton dan saksikan
lewat televisi ini membuka mata dan hati pihak berwajib untuk ber tindak
cepat dan tepat," jelas Ki Ogan.
Bagaimana dengan Mayor Nawi?
Dia marsh besar. Dia bertambah marah setelah salah seorang anak buahnya
yang ditangkap pihak ber wajib menyebut dirinya sebagai da lang upaya
pembebasan Agus cs yang gagal.
"Habis gue ...Paul."
"Paul ..."
Siapa Paul?
Dia adalah orang kepercayaan Ma yor Nawi. Namanya dipanggil Sang Bos
untuk mencari solusi atas pelik nya kasus yang dihadapi saat ini.
"Apa perlu kita menghadap Raja?"
"Jangan Mayor."
"Kenapa?"
"Raja Samson pasti sudah tahu. Ka lau kita menemuinya sama artinya kita kepala ini untuk ditebas," kata Paul.
"Jadi menurutmu kita harus bagaimana sebaiknya?"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar