Senin, 12 Maret 2018

Pulau Harimau (14)

Serial Ki Ogan



Pulau Harimau (14)
Oleh : Wak Amin


 

KEESOKAN harinya ...

Di sel tahanan sementara Agus, Iwan dan Iwin, tampak ramai. Hal ini disebabkan telah terjadi upaya 'pem bebasan' oleh kelompok bersen jata pada subuh dinihari saat suasana sel sepi dan beberap ta hanan terlelap tidur.

Sekelebat bayang-bayang melompat dari atap, lalu dengan menggu nakan kunci rahasia berhasil masuk sel untuk membebaskan Agus cs.

Saat bersamaan, seorang polisi yang baru keluar dari kamar kecil, segera membunyikan alarm dan sekaligus memberitahu rekan-rekannya sesama polisi, ada penyusup ma suk ke ruangan tahanan.

Agus sempat kaget karena mereka tidak tahu sama sekali bakal ada pembebasan hari ini oleh rekan se sama anggota Asy-Syifa yang lebih senior.

Awalnya berjalan lancar. Namun se telah teman si penyusup berhasil di amankan pihak berwajib di dekat pintu masuk, jadi tak berkutik.

"Buang senjata anda atau saya ha bisi teman anda," ancam polisi bertahi lalat.

Karena bersikukuh tak mau membuang senjatanya dan memaksa kan diri membawa pergi Agus cs, polisi terpaksa melepaskan tem bakan danengenai kaki si penyusup.

Doooor ..

Deeer ...

Doooor ...

Satu kali tembakan mengarah ke ke pala si penyusup, tewas seketika se telah yang bersangkutan melepas kan tembakan secara membabi-buta ke aparat keamanan.

Agus, Iwan dan Iwin dibuat tak ber kutik. Mereka hanya busa pasrah ketika tiga anggora polisi menceb loskan mereka lagi ke dalam sel tahanan.

Rekan si penyusup yang selamat di bawa ke ruangan lain untuk di min tai keterangan. Sementara mayat re kannya yang tewas terkapar di lan tai segera dilarikan k kerumah sakit terdekat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar