Minggu, 12 Agustus 2018

Ya (3)

Ya (3)
Oleh Wak Amin

DUA siswa sekolah menengah per tama barengan masuk toilet. Ada dua toilet. Satu untuk laki-laki, satu untuk perempuan.

Karena tak mau saling menunggu dan harus sama-sama keluar dari toilet, keduanya buang air kecil sa ma-sama ...

Entah bagaimana ...

Aaaaauuu ...

"Hantuuu ... Hantuui .." Teriak keduanya.

Tina dan Tini, siswa kelas VII berlari sekencang mungkin. Langsung ma suk kelas dan memeluk penuh rasa cemas dan takut Bu Guru Rani.

"Ada hantu Bu," ucap Tina hampir menangis. Nafasnya turun naik am at kencang.

Demikian pula halnya dengan Tini. Muka sedikit pucat.

Tapi ....

Ha ha ha ha ...

"Dasar penakut Bu. Mana ada hantu siang hari. Kalau malam pasti ada," kata Jauhari sambil tertawa mengejek.

"Ada Jauhari. Masa enggak tahu," sahut Malik, temannya yang sering pulang dari sekolah berdua.

"Hantu apa Lik?"

"Hantu anak-anak ..."

Ha ha ha ha ...

He he he he ...

Tak lama kemudian datanglah Bu Sita, Kepsek SMP Desa Kita Baha gia.

Suasana kelas yang semula riuh mendadak 'senyap'. Tenang. Supa ya tak mengganggu suasana bela jar, Bu Sita mengajak Tini dan Tina ke ruangan kerjanya.

Di ruangan kerjanya yang bersih dan tak begitu luas itu, dua siswa didik Bu Guru Rani ini bercerita apa adanya.

Mulai dari mereka buang air kecil hingga saat hendak keluar dari toilet.

"Kayak orang bersiul-siul begitu Bu Sita," kata Tini.

"Kamu Tina. Sama?"

"Iya Bu."

"Makin lama makin kenceng suara nya. Jadi saat takut. Langsung bu ka pintu cepet-cepet. Keluar ..." terang Tini.

"Saya juga," kata Tina.

Sama-sama takut ... Lalu memu tuskan berlari sambil berteriak.

"Ada orang lain tidak selain kalian berdua di toilet?"

"Enggak ada Bu."

"Di sekitar kamu?"

"Juga enggak ada. Sepi sekali. Kan belum keluar main Bu Sita," kata Tini.

"Baiklah. Selain mendengar siulan, apalagi yang kalian berdua dengar?"

"Enggak ada lagi Bu," ujar Tina.

"Tini?"

"Sama dengan Tina Bu. Enggak ada lagi yang saya dengar selain suara siulan."

"Sebelum ini aman-aman saja kan?"

"Maksud ibu?" Tanya Tina.

"Kalian kan sering ke toilet berdua sebelum ini?"

"Betul Bu."

"Tak ada yang aneh kan?"

"Tidak Bu. Baru kali inilah. Maka nya kami takut dan berlari keluar dari toilet."

"Baiklah. Sudah cukup. Sekarang kalian berdua boleh masuk kelas lagi. Belajar seperti semula."

"Baik Bu. Kami permisi," kata Tini, bersama Tina, keluar dari ruang kerja Bu Kepsek.

Di luar sudah ditunggu teman-te man wanitanya, seperti Maya, Suci, Lina dan Amelia.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar