Yahudi Genggam Dunia (3)
Oleh aminuddin
Sejarah Singkat
MENURUT kajian sejarah yang ber dasarkan penggalian arkeologi dan lembaran-lembaran kitab suci, awal bangsa Yahudi mempunyai hubungan rapat dengan kisah Nabi Ibrahim AS yang berlaku sekitar 3800 tahun yang lalu atau 1800 tahun SM.
Tafsir Al-Quran menunjukkan Nabi Ibrahim tinggal di daerah Palestina yang dikenali sekarang sebagai Al-Khalil (Hebron) dan beliau tinggal di sana bersama Nabi Luth (QS 21:69-71).
Anak nabi Ibrahim adalah Nabi Ismail dan Nabi Ishak, kemudian anak Nabi Ishak adalah Nabi Ya kub. Dari keturunan 12 anak Nabi Yakub inilah yang dikenali sebagai 12 suku Israel.
Anak bungsu Nabi Yakub adalah Nabi Yusuf yang terkenal dalam sejarah, setelah ditinggalkan di da lam telaga di padang pasir oleh abang-abangnya, akhirnya menjadi kepala bendahara negeri Mesir.
Kemudian ayahnya, Nabi Yakub be serta abang-abangnya mengikut Nabi Yusuf ke Mesir dan hidup damai di sana sampai suatu hari Firaun yang berkuasa memper budakkan (menjadikan hamba) keturunan mereka yang dikenal dengan Bani Israel.
Kerana kekejaman Firaun yang tak terkira terhadap Bani Israel, Allah SWT telah mengirim Nabi Musa masa itu, dan memerintahkannya untuk membawa Bani Israel keluar dari Mesir.
Musa as dan kaumnya meninggal kan Mesir, dengan pertolongan Allah SWT sekitar tahun 1250 SM.
Mereka tinggal di Semenanjung Sinai dan timur Kanaan (Palestina), dalam Al-Quran, Nabi Musa meme rintahkan Bani Israel untuk mema suki Kana’an, (Qur’an, 5:21).
Setelah nabi Musa wafat, bangsa Israel tetap tinggal di Kanaan.
Menurut ahli sejarah, Nabi Daud menjadi raja Israel dan membangun sebuah kerajaan berpengaruh.
Selama pemerintahan anaknya Na bi Sulaiman, batas-batas Israel diperluas dari Sungai Nil di Selatan hingga sungai Eufrat di negara Siria sekarang di utara.
Ini adalah sebuah masa gemilang bagi kerajaan Israel dalam banyak bidang, terutama senibina.
Di Baitul Maqdis (Jerusalem), Nabi Sulaiman membangun sebuah istana dan biara yang luar biasa.
Setelah wafatnya Nabi Sulaiman, Allah SWT mengutus ramai lagi nabi kepada Bani Israel meskipun dalam banyak hal mereka tidak mendengar perintah para nabi, membunuh mereka dan mengkhianati Allah SWT.
Setelah kematian Nabi Sulaiman, kerajaan Bani Israel (Yahudi) berpecah, di utara Israel dengan ibukota Samarria dan Di Selatan Juda dengan ibukota Baitul Maqdis (Yerrusalem).
Dengan berlalunya waktu, suku Yahudi jatuh di bawah Assyurria dan Babylon atau pergi ke Mesir sebagai pelarian.
Ketika raja Perrsia Kyros tahun 539 SM mengizinkan orang Yahudi kembali dari pelarian mereka, banyak orang Yahudi yang tidak kembali, di sinilah mulainya Diaspora, penyebaran bangsa Yahudi ke seluruh dunia.
Pada tahun 63 SM Juda dan Israel jatuh ke tangan orang Rom dan tahun 70 SM berjaya menghancurkan pemberontakan Jerusalem dan menghancurkan biara dan Juda.
Setelah itu orang Yahudi hidup dalam pelarian, sehingga zaman khilafah Othmaniyah barulah orang Yahudi dapat merasakan kehidupan yang damai dengan membayar pajak perlindungan kepada kerajaan Othmaniyah.
Akhir abad ke 19, ditunjangi oleh Jewish Colonization Assocation Baron Hirsch, Yahudi dari Eropah Timur berpindah ke Argentina dan membentuk Kolonialisme pertanian, untuk kembali ke Palestina bermula tahun 1881.
Kronologi Kebangunan Yahudi:
(1896)
Theodor Herzl Yahudi kelahiran Budapest menegaskan pemben tukan Negara Yahudi moden.
Tujuannya untuk menuntut dan membuat negara untuk orang Ya hudi di Palestina, disokong uang ha sil sumbangan dari seluruh orang Yahudi di dunia.
Herzl ini juga dikenal pendiri zionisme, yang juga tidak disetujui oleh orang Yahudinya sendiri.
(1914)
Di Palestina tinggal 1200 orang Yahudi.
Setelah kekalahan khilafah Othmaniyah dalam perang dunia pertama, Palestina menjadi bola permainan para penjajah dan para Zionis ada di sisi British dan Amerika.
(1917)
Tanggal 2 November menteri luar British Lord Balfour menandatangani Deklarasi Balfour untuk membangun negara Yahudi.
Sebulan kemudian masuklah tentera British ke Baitul Maqdis (Jerusalem).
(1920)
Gabungan Negara-negara menyerahkan mandat Palestina kepada British.
Akibatnya datanglah 75 000 lagi orang Yahudi ke Palestina.
Negara-negara Arab tidak menyetujui didirikannya negara Yahudi di Palestina.
(1922)
Transjordania dipisahkan dari daerah mandat.
Sebagai perwakilan orang Yahudi dibuatlah Jewish Agency.
Di tahun itu lebih kurang 80 000 orang Yahudi tinggal di Palestina.
(1933)
Di Jerman berlaku penghapusan etnik Yahudi secara sistematik oleh Rejim Hitler.
(1936)
Masyarakat Arab menentang politik masuknya orang Yahudi ke Palestins tapi orang Yahudi dibantu oleh tentara Inggeris.
(1937)
Sesudah pemerintah mandat membatasi imigrasi dan pembelian tanah oleh orang Yahudi, timbullah ketegangan yang dilakukan oleh organisasi bawah tanah Yahudi terhadap orang Inggeris.
(1939)
Pendidikan sebuah brigade Yahudi untuk memasukkan orang Yahudi ke Palestina.
(1945)
Suruhanjaya Inggeris Amerika menganjurkan penerimaan 100,000 orang Yahudi di Palestina, tapi kemudian ditolak oleh Inggeris sehingga menyebabkan kerusuhan di antara Yahudi-Palestina.
(1947)
UNO menganjurkan pemisahan Palestina dan pembentukan negara Yahudi dan Arab.
Perang antara Yahudi dan Arab menghindarkan dilanjutkannya rencana itu.
(1948)
Inggeris mengakhiri mandatnya atas Palestina dan pada 14 Mei meninggalkan Palestina.
Tentara Yahudi memasuki Palestina dan mengusir orang Palestina yang didukung oleh negara-negara Arab.
Di hari yang sama Ben Gurion mengisytiharkan kemerdekaan Israel di kota yang dibentuk mereka, Tel Aviv, sehingga kemudian menyebabkan perang hari pertama Timur Tengah.
(1949)
Setelah perang, Israel memenangi peperangan dan bangsa-bangsa bersatu mengakui Israel sebagai sebuah negara.
----
Akuislam.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar