Dua Menara (12)
Oleh Wak Amin
MELIHAT Brewok dan Pelontos me nunggu di pinggir jalan, banyak pe ngemudi motor berbalik arah, kare na takut dipalaki dua anak buah Bos Husin ini.
Sementara pengemudi kendaraan roda empat 'berlari kencang' meng hindari penyetopan yang dilakukan Brewok dan Pelontos.
Beberapa pejalan kaki menyebera ng jalan, menghindari Brewok dan Pelontos yang boleh jadi akan ber buat nekat terhadap mereka.
"Kenapa mereka pada takut ya Bro?" Terheran-heran Pelontos.
Apa tampangku seram?
"Kenapa ya Bro?"
Brewok ketawa ...
"Mungkin ngeri tengok kepalamu itu Tos. Gundul ... Mereka pikir .."
"Pikir apa?"
"Hantu gundul ..."
Pelontos ketawa masam.
Nyengir kuda.
"Iya ya. Kamu juga Bro. Coba lihat brewokmu itu. Tak terurus. Panjang dan beruban. Mereka pikir ..."
"Pikir apa?"
"Genderuwo .."
Ha ha ha ha ...
Giliran, Brewok ketawa masam ..
Syiiit ...
Piiin ...
"Simpat empat Om?" Sopir opelet mengeluarkan kepalanya.
"Simpang empat Om?" Katanya lagi ramah. Kebetulan belum ada pe numpang.
"Oke," kata Brewok, " Tos. Yuk naik."
Karena ngebut, tak lagi ngetem me nunggu penumpang, lima belas me nit kemudian sudah tiba di simpang empat.
"Terus saja Om. Lurus. Belok kanan sedikit. Tanya saja disitu," kata so pir opelet sambil memberikan uang 'sosok' kepada Brewok.
"Tanggung. Apa tak bisa sekalian kesana Pak Sopir?" Tanya Pelontos.
"Opelet tak boleh masuk Om. Ma af," jawab sang sopir. Buru-buru pa mitan mencari penumpang di ter minal simpang empat.
Setelah singgah di warung, beli be berapa batang rokok, datanglah be cak. Pengayuhnya sudah tua, ceki ng beruban pula.
"Becak Pak?"
Brewok dan Pelontos tertawa. Ke duanya sama bertanya, apa mung kin bisa mengantar mereka ke ru mah sakit.
Tukang becak tertawa ...
Lhooo ...?
"Jangankan berdua Pak. Berempat saja saya masih sanggup," kata si tukang becak yang merasa tersing gung tadinya.
Ha ha ha ha ...
"Bener sanggup Pak?" Tanya Pelon tos.
"Kalau bapak berdua tak percaya, silakan naik ..." Tantang si abang becak.
"Oke," kata Brewok.
"Siapa takut?"
Huuup ...
Braaak ...
Guaaar ...
Becak mendadak 'terjungkit', Bre w ok dan Pelontos terjungkal keluar becak.
Kena tong sampah ...
Ditimpa sampah akhirnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar