Kreatif Menulis Feature (1)
Oleh aminuddin
Pengertian Feature
DALAM teori jurnalistik, produk surat kabar terbagi menjadi tiga, yaitu berita (news), opini (views), dan iklan (advertising).
Selanjutnya, dalam penyampaian informasi secara fakta, produk jurnalistik itu adalah berita (news) yang terbagi menjadi dua; berita berat atau berita keras (straight news) dan berita ringan (soft news). Secara teoritis, feature (features) termasuk dalam soft news.
Feature adalah cerita atau kara ngan khas yang berpijak pada fakta dan data yang diperoleh melalui proses jurnalistik.
Disebut cerita atau karangan khas, karena feature bukanlah penutu ran atau laporan tentang fakta se cara lurus atau lempang sebagai mana dijumpai pada berita lang sung (straight news).
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), feature berarti karangan yang melukiskan suatu pernyataan dengan lebih rinci sehingga hal-hal yang dilaporkan jurnalis bisa hidup dan tergambar dalam imajinasi pembaca.
Sedangkan dalam Kamus Jurnalistik, feature berarti jenis tuli san yang khas di media massa yang menuturkan fakta, peristiwa, atau proses disertai penjelasan riwayat terjadinya, duduk perkaranya, proses pembentukannya, dan cara kerjanya dengan menggunakan gaya atau teknik penulisan karya sastra, seperti cerita pendek atau novel.
Sifat tulisannya lebih menghibur dan menjelaskan masalah daripada sekedar menginformasikan. Featu re.dapat berisi hal-hal yang mung kin diabaikan oleh berita langsung atau straight news dan relatif tidak akan pernah basi.
Karena itu, penulisan feature tidak tunduk kepada kaidah pola pirami da terbalik penulisan berita langsu ng (straight news) dengan rumus 5 W + 1 H.
Tapi setiap karya feature harus te tap mengandung semua unsur ya ng terdapat di rumus 5 W + 1 H, ha nya penyajian saat penulisannya menggunakan bahasa pengisahan yang sifatnya kreatif.
Jadi sangat jauh berbeda dengan berita langsung (straight news) ya ng disajikan dalam bahasa pelapo ran yang sifatnya lugas dan formal.
Karena berita ditulis dengan gaya laporan yang bersifat lurus, ringkas, dan tegas, sedangkan feature ditu lis dengan gaya cerita pendek (cer pen) yang bersifat lentur, hidup, dan memikat.
Karakteristik Penulisan
Sebagai tulisan berita ringan, feature memiliki karakteristik berbeda dengan berita langsung (straight news). Adapun karakteristik tulisan features adalah:
a. Penulisan dengan teknik mengisahkan (to story) suatu situasi, peristiwa, atau keadaan secara faktual.
b. Berisi tentang suatu situasi, keadaan atau aspek kehidupan yang sifatnya faktual, objektif, benar, dan akurat.
c. Hasil karya liputan jurnalistik melalui proses proyeksi, observasi, investigasi, komunikasi, dan konfirmasi dengan pihak narasumber.
d. Bertujuan untuk menyampaikan informasi tetapi sekaligus juga menghibur khalayak dengan tulisan yang informati dan rekreatif.
e. Tulisan berupa rangkaian fakta atau informasi yang disajikan seca ra tidak resmi atau informal.
f. Feature tidak terikat kepada aktualitas karena temanya bisa dipersiapkan, diliput, ditulis, dan disajikan kapan saja sesuai dengan kebutuhan, sehingga bisa tahan lama (awet).
g. Karena ditulis dengan teknik mengisahkan di luar piramida terbalik, maka setiap bagian feature sama pentingnya satu sama lain sehingga pada bagian bawah tidak bisa dikurangi begitu saja.
h. Tulisan feature selalu membawa pesan moral tertentu yang ingin disampaikan kepada khalayak seperti nilai-nilai kejujuran, kesetiaan, sikap tulus tanpa pamrih, pengorbanan, kegigihan suatu perjuangan, kebersihan hati, keluhuran budi, pengabdian, dan cinta kasih.
i. Feature ditulis dengan tidak perlu menggunakan pola piramida terbalik, sehingga bisa ditulis dengan pola induktif, kronologis, logis, topikal, atau spasial.
j. Karena ditulis dengan teknik mengisahkan (to story), teknik menulis cerita pendek, maka feature bersifat naratif ekspresif.
Susunan bangunan cerita feature terdiri dari: judul, intro, perangkai, tubuh, dan penutup. Bahkan secara garis besar, susunan feature terbagi menjadi tiga bagian saja, yaitu pembukaan (intro), penceritaan (tubuh cerita), dan penutup (klimaks).
Jika feature ditulis untuk media cetak (surat kabar dan majalah), maka judul juga harus dibuat mena rik dan menggugah pembaca agar pembaca berkeinginan membaca seluruh isi tulisan feature.
______
http://santrilucu.wordpress.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar