Senin, 10 September 2018

Yahudi Genggam Dunia (39-habis)

Yahudi Genggam Dunia (39-habis)
Oleh aminuddin




Kesimpulan ...

Firman Allah SWT :

- "Mereka berkehendak memadamkan (cahaya) agama Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai." (QS At-Taubah 32).

- "Sebagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikab kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata  bagi mereka kebenaran. Maka ma afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
(QS Al-Baqarah 109).

- "Hai Rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, yaitu di antara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka: " Kami telah beri man" padahal hati mereka belum beriman; dan (juga) di antara orang-orang Yahudi. (Orang-orang Yahudi itu) amat suka mendengar (berita-berita (bohong) dan amat suka men dengar perkataan-perkataan orang lain yang belum pernah datang ke padamu; mereka merubah perka taan-perkataan (Taurat) dari tempat-tempatnya. Mereka mengatakan : "Jika diberikan ini (yang sudah dirubah-rubah oleh mereka) kepada kamu, maka teri malah, dan jika kamu diberi yang bukan ini, maka berhati-hatilah." Barangsiapa yang Allah menghendaki kesesatannya, maka sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatu pun (yang datang) daripada Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah ti dak hendak mensucikan hati mere ka. Mereka beroleh kehinaan di du nia dan di akherat mereka beroleh siksaan yang besar." (QS Al-Maaidah 41).

- "Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram. Sesungguhnya amat buruk apa yang mereka telah kerjakan itu. Mengapa orang-orang alim mereka, pendeta-pendeta mereka tidak melarang mereka menggunakan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sesungguhnya amat buruk apa yang telah mereka kerjakan itu." (QS Al-Maaidah 62-63).

- "Mereka tiada akan mengharapkan kematian itu selama-lamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang zalim." (QS Al-Jumuah 7).

- "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu katakan (kepada Muhammad): " Raa'ina", tapi kata kanlah : "Unzhurna", dan " dengar lah". Dan bagi orang-orang kafir siksaan yang pedih." (QS Al-Baqarah 104). *


- "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah : " Sesung guhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)." Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah penge tahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu." (QS Al-Baqarah 120).

- "Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang de mikian itu disebabkan mereka dur haka dan selalu melampaui batas."

" Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu."

" Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan."

"Sesungguhnya mereka beriman ke pada Allah, kepada Nabi (Musa) dan kepada apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), niscaya mereka tidak akan mengambil orang-orang musyrikin itu menjadi penolong pe nolong, tapi kebanyakan dari me reka adalah orang-orang yang fasik." (QS Al-Maaidah 78-81).





_________

* "Raa ina" berarti sudilah kira nya kamu memperhatikan kami. Di kala para sahabat menghadapkan kata ini kepada Rasulullah SAW, orang Yahudi pun memakai pula kata ini dengan digumam seakan-akan me nyebut "Raa ina, padahal yang mere ka katakan adalah " Ru'uunah" yang berarti kebodohan yang sangat, se bagai ejekan kepada Rasulullah SAW. Itulah sebabnya Tuhan me nyuruh supaya para sahabat me nukar perkataan "Raa ina" dengan "Unzhurna" yang juga sama artinya dengan "Raa ina."


Tidak ada komentar:

Posting Komentar