Mangkuk (25)
Oleh Wak Amin
SAYUP-sayup terdengar tembang 'Knife' nya Rockwell di saat Letnan Ratna mengaku amat senang ber teman dengan Mr Clean.
"Ibaratnya itu kamu itu Clean anak kecil yang imut-imut, pipi tembem dan menggemaskan .."
He he he ...
"Kalau gitu kenapa enggak, maaf ya Let, dicium atau yaach, ditimang-timang gitu."
"Dosa Clean. Kamu kan tau aku dan kamu bukan muhrim .."
He he he ..
"Kalau misalnya muhrim, gimana. Mau kan?"
"Maulah tentu Clean. Tapi harus ni kah dulu ..."
"Oke. Aku setuju ..."
"Setuju apa?"
"Kita nikah dulu ..."
Haaaa ...
Pembicaraan terhenti ketika pela yan kedai, cewek hitam manis da tang menyapa keduanya ..
Si cewek bersuara lembut itu mena ruh hidangan berupa dua gelas teh manis dan sepiring besar pizza di at as meja bundar yang bisa diputar-putar.
"Silakan Tuan dan Nyonya ..." Kata si cewek berpakaian putih, berdasi kupu-kupu dengan celana warna biru itu.
Kemudian berlalu ...
"Let ..."
"Enggak mau ..."
"Udah dipesan kok enggak mau."
"Maksud kamu hidangan ini?"
Mr Clean mengiyakan.
"Kamu pikir apa tadinya Let?"
"Ngajak nikah ..."
He he he he ...
Letnan Ratna tertawa.
"Maem maksud saya Let. Nah, setelah kita makan baru .."
"Baru apa?"
"Nikah .."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar