Mangkuk (30)
Oleh Wal Amin
****
WILLIAM bertindak cepat. Dia data ngi kediaman Mr Rahman. Dia kela bui petugas security dengan mene bar bubuk senyap. Bubuk putih ya ng membuat orang didekatnya ter tidur pulas.
Dua bodiguard Mr Rahman yang awalnya berjibaku dengan William dibuat tak berkutik. Lemas dan akh irnya pingsan karena bubuk senyap.
Kini William sudah berada di depan pintu kamar Mr Rahman. Dia buka perlahan pintu itu.
Ngeeeerk ...
Ngeeeeerk ...
Ngeeerk ...
Mr Rahman tertidur pulas.
"Heeem ... Rasakan pembalasanku Tuan Rahman," ucap William.
Dia dekati Mr Rahman. Dia tabur kan bubuk senyap itu ke sekitar muka, lalu dia gotong keluar ka mar.
Aksi 'mengambil paksa' yang dila kukan William berjalan lancar. Hal ini dikarenakan petugas security dan pengawal pribadi Mr Rahman belum sadarkan diri.
Jelang subuh ..
"Bruuuk ..." William menaruh tubuh Mr Rahman ke jok belakang ..
Dia tatap tajam wajah pembunuh kakaknya, The Big Bos itu sambil menggeretakkan giginya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar