Penyelia (2)
Oleh aminuddin
Peran Antara
SEORANG penyelia juga memiliki peran unik yang tidak dimiliki oleh pemegang jabatan manajerial ma na pun, yaitu peran antara.
Tanggung-jawab peran antara meliputi :
- Tanggung-jawab terhadap Manajemen
Penyelia merupakan kepanjangan tangan dari manajemen dalam me nerjemahkan segala kebijakan dan tujuan organisasi kepada karyawan pelaksana.
Bagaimana karyawan pelaksana menyikapi segala kebijakan dan tujuan organisasi, sangat tergantung dari sikap dan kecakapan penyelia.
- Tanggung-jawab terhadap Karyawan
Penyelia juga merupakan tumpuan harapan dari seluruh karyawan pelaksana yang menjadi tanggung-jawabnya. Bukan cuma harapan yang berkaitan dengan segala jaminan kesejahteraan dan fasilitas/kenyamanan kerja, tetapi juga dalam kaitannya dengan kemajuan tugas, bimbingan, pengarahan, pelatihan dan lain-lain.
- Tanggung-jawab terhadap Para Staf Ahli
Seorang penyelia harus mampu menjalin hubungan baik dengan para staf ahli, karena kemajuan tugas kepenyeliaan antara lain juga berkaitan dan dipengaruhi oleh bimbingan dan informasi yang diberikan oleh para staf ahli.
Sebaliknya para staf ahli juga memerlukan masukan dan informasi dari para penyelia.
- Tanggung-jawab terhadap Sesama Penyelia
Semangat tim dan saling ketergantungan antar sesama penyelia merupakan faktor yang sangat menentukan keberhasilan kerja seorang penyelia.
Hal ini semakin dirasakan kepenti ngannya manakala tugas mereka merupakan satu mata rantai atau saling berkaitan.
- Tanggung-jawab terhadap Serikat Pekerja
Paling tidak ada tiga faktor yang membuat tanggung-jawab ini menjadi sangat strategis bagi seorang penyelia.
Pertama, karena seorang penyelia secara langsung berhadapan dengan karyawan.
Kedua, karena, sebagai instrumen manajemen di garis terdepan, seorang penyelia justru menjadi tumpuan harapan karyawan.
Ketiga, kemauan dan harapan karyawan sering tidak sejalan bahkan bertentangan dengan pandangan pihak manajemen.
Produk Nyata
Salah satu faktor utama yang menjadi ukuran kinerja seorang penyelia adalah seberapa jauh seorang penyelia berhasil mengelola dan mengolah sumber daya yang tersedia menjadi produk nyata (barang atau jasa) sesuai dengan sistem dan prosedur yang digariskan oleh manajemen.
Untuk bisa memenuhi harapan tersebut, ada tiga butir utama yang senantiasa menjadi fokus perhatian seorang penyelia :
Pertama, mematuhi secara ketat jadwal kerja/operasi yang telah digariskan. Penguluran jadwal ker ja/operasi akan membawa dampak pada proses berikutnya.
Kedua, menjaga/ mengendalikan biaya operasi pada batas yang telah ditentukan. Pelanggaran terhadap butir ini akan berakibat pada mahalnya harga produk.
Ketiga, memelihara dan membina kerjasama yang baik dengan karyawan pelaksana.
Semangat kerjasama (teamwork spirit) yang baik merupakan pemicu semangat kerja bagi karyawan pelaksana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar