Minggu, 16 Desember 2018

Penyelia (15-tamat)

Penyelia (15-tamat)
Oleh aminuddin




6. Pelatihan
PELATIHAN umumnya bertujuan untuk tiga hal :

1). Memperbaiki kinerja karyawan

2). Merubah kinerja karyawan

3). Mempertahankan kinerja karyawan

Sasaran perubahan yang hendak dicapai dari program pelatihan adalah :

> Perubahan sikap, minat, nilai-nilai dan filosofi (affective learning).

< Perubahan keterampilan dan kompetensi kerja (behavioral learning).

> Perubahan pengatahuan kerja dan wawasan baru (cognitive learning).

Agar pelatihan bermanfaat secara optimal, maka program pelatihan harus didasarkan pada adanya kebutuhan.

Selanjutnya, setelah progran pelati han selesai, penyelia wajib pula membantu secara intensif proses implementasi pelatihan tersebut.

Pelatihan yang mencakup behavioral learning maupun cognitive learning relatif mudah untuk diimplementasikan.

Perubahan nyata pasca pelatihan nya pun relatif lebih konkret: dari "tidak dapat melakukan" menjadi "dapat melakukan", dari " tidak tahu" menjadi "tahu."

Pelatihan affective learning lebih rumit dalam proses implemen tasinya. Perubahan sikap, minat, nilai dan filosofi memerlukan suatu proses yang cukup memakan waktu.

Untuk mendorong implementasi pelatihan affektif, penyelia dapat membantu karyawan dengan mendiskusikan materi yang sudah diperolehnya.

Cara lain yang mungkin dikembang kan adalah menciptakan suasana dan pola kerja yang menunjang im plementasi pelatihan tersebut.













_____

Sumber : Bahan Acuan Pelatihan : 'Manajemen Kepenyeliaan (Supervi sory Management)' , disusun Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdik lat)  Kelompok Kompas - Gramedia, April 1999.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar