Minggu, 30 Desember 2018

Menulis Buku (15)

Menulis Buku (15)
Oleh aminuddin


Contoh-contoh

a. Paragraf Pembuka (Pendahuluan)

< Menulis merupakan proses ber nalar. Untuk menulis suatu topik kita harus berpikir, menghubung-hubungkan berbagai fakta, mem bandingkan, dan sebagainya. (per nyataan  umum (latar belakang to pik). Dalam bab ini akan dihapus aspek penalaran dalam karangan (rumusan bahasan (inti bahasan) >.

Akhadiah, dkk (1998:41)
------------------------------------------


b. Paragraf Inti

< Saat kita berbicara tentang spiritualitas dalam dunia bisnis, kita sebenarnya berbicara tentang pengalaman, dan bukannya tentang agama (kalimat inti). Agama biasanya terkait dengan aspek spiritualitas yang terorganisasi: seperangkat aturan, iman dan tradisi yang menbentuk  tampilan apiritualitas di dunia ini (kalimat pendukung pertama dan contoh). Para mistikus korporat memperagakan sejenis spiritualitas yang hidup dalam kegiatan keseha rian dan bukan kata-kata belaka (kalimat pendukung kedua). Para spiritualitas terutama lebih tertarik kepada manfaat spiritualitas, bukan pada kepercayaan akan hal tersebut (kalimat penutup (komentar penulis) >.

Hendricks, et al (2002: xxxi)
-----------------------------------------------


c. Paragraf Penutup

< Akhirnya, di antara berbagai wari san bagi generasi yang akan data ng yang paling bernilai, bukanlah harta yang melimpah, melainkan ilmu -- yang diikat dengan tulisan -- sebagai bekal kehidupan anak cucu kita yang semakin penuh dengan tantangan (kesimpulan). Maukah anda mewariskannya? (gagasan penting, komentar akhir menantang pembaca) >.

Muslik & Idham (2004:10-11)
-------------------------------------------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar