Oleh aminuddin
BAGAIMANA kita menyimpan un tuk masa depan kita? Atau, apa yang mesti kita lakukan agar kita tidak menderita di hari yang akan datang?
Anda harus tahu dengan jelas hubu ngan suami-isteri ini. Lakukanlah hal yang menjadikan diri anda bisa menikmatinya dengan baik. Laku kanlah sebagaimana yang dilaku kan Rasulullah SAW.
Yaitu saat anda akan mendekati isteri dan ingin mencumbunya, bacalah basmalah dan berdoa :
"Ya Allah, jauhkanlah aku dari setan dan jauhkan setan dari keturunan yang Engkau karuniakan kepadaku."
Ketika lahir keturunan, ia akan tum buh tanpa gangguan dari setan. Se bagian ulama berkata : "Ia tidak akan kena sihir."
Kenapa demikian?
Karena saat anda menggauli isteri anda untuk menebarkan benih, an da menyebut nama Sang Maha Pencipta Allah SWT. Selagi anda membaca doa saat menggauli isteri, anda telah membuat benteng abadi yang sangat kokoh untuk anak anda.
Sebaliknya, bila kedua orang tuanya tidak membaca doa saat berhubungan suami-isteri, mereka telah melahirkan anak yang menjadi makanan empuk untuk setan.
Kemudian, lakukanlah hal yang menjadikan diri anda merasakan kenikmatan, mempunyai cita-cita, dan beramal. Karena ketika anda melaksanakan hubungan suami-isteri dengan meniatkan untuk melanjutkan keturunan, anda lantas membaca basmalah dan berdoa agar keturunan anda dilindungi dari godaan setan, kemudian Allah SWT mengaruniakan kepada anda anak yang saleh, yang akan berdoa untuk anda.
Anak keturunannya juga akan berdoa untuk anda dan begitu seterusnya tanpa terputus hingga hari kiamat. Dengan demikian, anda telah mengerjakan untuk diri anda sesuatu yang berguna untuk diri anda.
Seandainya anak yang baru lahir meninggal tidak lama setelah itu, lalu anda menyerahkannya kepada Allah dan sabar, maka anda telah menyiapkan sesuatu yang terbaik buat diri anda.
Hal itu telah menutup pintu neraka. Jadi, segala sesuatu harus anda ingat, " Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar