Peluk Aku Ya Allah (30)
Oleh Wak Amin
DI benteng Al- A'la, pasukan peme rintah dan pasukan pribumi juga berbaur dengan satu. Mereka ter bagi menjadi empat pasukan. Pa sukan utama satu dan dua. Pasu kan pelapis satu dan dua.
Pasukan pasukan utama satu dipi mpin Zainab, Kolonel Ihsan dan Kapten Adi. Sedangkan pasukan pelapis dua dikomandoi Letnan Prayoga, Mayor Hadi dan Kolonel Daus.
Sementara pasukan pelapis satu di pimpin Jenderal Mansur. Pasukan pelapis dua dikomandoi Jenderal Bais.
Segenap pasukan belum diperintah kan untuk melakukan penyerang an. Namun tetap bersiaga penuh guna mengsntisipasi serangan tak terduga yang dilancarkan pasukan lawan.
Di saat masa 'menunggu', Zainab mencoba alat teropong gede milik pasukan pemerintah. Dia belum me lihat tanda-tanda kemunculan pa sukan pemberontak dan pasukan srigala.
Lewat 'keker' ini juga Zainab deng an leluasa menyaksikan lebih de kat keindahan hutan perawan dan perbukitan di sekitar benteng Al-A'la.
Berkali-kali Zainab mengucapkan kata "subhanallah ... subhanallah .. subhanallah ...
Sangat indah dan menakjubkan ba gi yang melihat dan menikmatinya. Allah SWT Maha Besar. Dia telah memberikan kenikmatan yang tia da terhingga kepada hamba-Nya.
Hanya sebagian besar dari kita ti dak pernah merasa puas, apalagi bersyukur. Padahal Allah SWT telah berfirman dalam QS Luqman ayat 12 dan 14 :
" Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu : "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguh nya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji."
" ... Bersyukurlah kepada-Ku, dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar