Oleh aminuddin
O. Kata Kerja Imperpect dan Kata Kerja Bertasydid (Ganda)
1. Bahan Pelajaran :
a. "Syamm an Nasiim" adalah hari raya Nasional Mesir, (dimana) bangsa itu bergembira dan bersuka ria karena (datang) nya musim panas ("Syammun nasyiim" 'iidu wathaniyyu mishriyyu yafrahu fiihisy sya'bu wayabtahiju lidzhhuuri fashlish shaifi).
b. Dan (engkau) menyaksikan keluarga-keluarga keluar pada waktu itu dari kota, pergi ke (arah) desa, dimana (mereka) mengha biskan sehari penuh (Wa anta tu syaahidu 'aa-ilaati takhruju fiihi minal madiinati watatawajjahu nahwarriifi haitsu tashriifu yauman kamiilaa).
c. Engkau menyaksikan para petani meninggalkan pekerjaan mereka, maka mereka bermain-main dan mengganti (bertukar) kata (percakapan) dengan orang sedesa mereka (Watusyaahidul fallaahiina yatrukuuna 'amalahum fayal'abuu na wayatabaadaluunal kalaama ma'a ahli qaryatihim).
d. Adapun hari raya ini, memang sudah sejak (lama), karena orang-orang Mesir sudah mengenalnya sebelum Islam (Amma haazal 'iidu fahuwa qadiimun izaa kaanal mishriyyuuna ya'rifuunahu qablal islaami).
e. Kita tidak meragukan lagi mengenai hari raya ini, dan kecintaan bangsa itu padanya akan berlangsung terus dalam waktu yang panjang (Wanahnu la nasyukku fii anna haazal 'iida wahubbasy sya'bi lahu saufa yastamirraani thawiila).
II. Pembahasan Tata Bahasa :
1. Kata kerja Yafrahu orang ketiga masculin tunggal, imperpect dari akar Fariha.
Imperpect berarti bahwa kerja (ak si) dari kata kerja itu belum selesai. Masih atau akan dan sedang berla ngsung, sama dengan present atau future tense dalam bahasa Inggeris.
Tashrif kata kerja imperpect pola I (sebelum penambahan, sisipan huruf lain adalah bisa seperti di atas, hanya harkat suku keduanya bisa fathah, kasrah dan dhammah.
Untuk memastikan harkatnya perlu dilihat dalam kamus bahasa Arab.
Yabtahiju kata kerja imperpect ora ng ketiga masculin tunggal dalam pola VIII Ibtahaja.
Harus diingat bahwa dalam kalimat yang dimulai dengan Yafrahu ini ti dak dimulai dengan kata ganti re latif karena kata benda 'Iidu adalah tidak definitif.
2. Tusyaahidu kata kerja imperpect orang kedua masculin tunggal pola III Syaahada. Huruf ... Ta berharkat dhammah. Tiap-tiap kata kerja im perpect yang berasal dari perpect ketiga masculin tunggal mempu nyai empat huruf, maka huruf awal nya mendapat harkat dhammah (yaitu: pola II, III dan IV) pada imperpect nya. Selain dari pola-pola tersebut mendapat harkat fathah.
Kata kerja imperpect Takhruju ora ng ketiga feminin tunggal. Bentuk ini menjelaskan bahwa aksi kata kerja ini berkelanjutan dengan kata kerja Tusyaahidu dan sebaiknya diterjemahkan seperti participle aktif.
Apabila kata kerja imperpect disu sul oleh kata kerja lain tanpa disela oleh kata penghubung, maka pe ngertiannya aksi-aksi itu sedang berlaku.
Takhruju orang ketiga feminin tunggal karena ia ditujukan pada manusia konkrit.
Tatawajjahu. Orang ketiga tunggal imperpect dari kata kerja pola V Tawajjaha.
3. Kata kerja imperpect Yatrukuuna sama seperti Yakhruju, namun ben tuknya jamak karena menunjuk pada manusia (mereka).
Yatabaadaluuna orang ketiga mas culin jamak imperpect dari pola VI Tabaadala.
4. Kalimat verbal ini dimulai dengan Kaana dengan subjectnya Al mishriyyuuna dan predicate nya Ya'rifuunahu qablal islaami.
Kombinasi perpect Kaana dan kata kerja perpect lain berarti masih ber kelanjutan aksi pada masa lalu itu.
5. Laa adalah partikel negatif untuk imperpect dan tidak pernah diguna kan untuk kata kerja perpect.
Nasyukku orang pertama jamak imperpect dan kata kerja bertasydid (ganda) dari Syakka (<Syakaka).
Kata kerja ganda ialah kata kerja yang suku kedua dan suku ketiga nya mempunyai huruf yang sama dan yang kedua sukun serta ber tasydid.
Di dalam imperpect harkat suku ke dua dialihkan pada suku pertama (huruf pertama) yang harusnya berharkat sukun.
Saufa seperti ... Sa, adalah partikel yang hanya digunakan sebelum ka ta kerja imperpect yang berarti "akan."
Yastamarraani kata kerja imper pe ct orang ketiga masculin dual dari pola X kata ganti ganda Marra.
Semua kata kerja imperpect di atas dalam keadaan indicatif = marfu'.
III. Latihan :
1. Kami orang muslimin mengang gap Al Quranul Karim, kitab Allah (Nahnul muslimuuna na'tabirul kariima, kitaaballaahi).
2. Maka kami mensucikannya (menganggap suci) dan memba canya dalam keadaan-keadaan (peristiwa-peristiwa) yang banyak (Fanahnu nuqaddisuhu wanaqraahu fii munaasabatin 'adiidatin).
3. Ia menemani kami di sekolah waktu belajar bahasa Arab (Wahu wa yuraafiquna fil madrasati 'inda diraasatil 'arabiyyati).
4. Dan kami gunakan (baca) dalam shalat (Wanasta'miluhu 'indash shalaati).
5. Ia merupakan asas (pokok) pertama bagi syariat (agama) Islam (Wayusyakkilul asaasal awwalasy syarii'atil islaamiyyati).
6. Kami meyakinkan (bahwa) ia bukanlah makhluk, karena ia naskah ummul kitab -- yaitu naskah yang terpelihara di langit (Wanahnu na'taqidu bi'adami khalqihi li-anna hu nuskhatun 'an ammil kitaabi -- ayil lauhil makhfuudzhi fiis samaa-'i).
7. Adapun kaum Mu'tazilah (mere ka) berkeyakinan bahwa ia makhluk (Ammal mu-tazilatu fakaanat ta'taqidu bikhalqihi).
IV. Ulangan :
a. Terjemahkan ke bahasa Indonesia :
1. Minal ma'ruufi annal muslimiina yattafuquunal yauma 'ala 'adami khalqil quraani, walaakinnahum kaanuu yakhtalifuuna fir ra'yi haula haazal umri fil maadhii.
2. Yajma'ul islaamu bainal maliki wal faqiiri, waya'tabiru kulla rajulin katstsaanii.
3. Yatawajhahul muslimuuna marratan fissanati ila makkah.
4. Inni afrahu watabtahiju nafsii 'inda dhuhuuri fashlir rabii'i.
5. Saufa najma'u fariiqan minal mawaathiniina haazihil lailata wanabtahiju li-annal yauma huwa yaumu zawaaji za'iimil baldati.
b. Terjemahkan ke bahasa Arab :
1. Kerja sama (tolong-menolong) antara orang laki-laki dan isterinya (adalah) tanggung jawab yang tersebar
2. Tentara mereka mengundurkan diri di padang pasir dengan desa kan yang sangat dari pesawat terbang kita.
3. Quran mulai dari Al Fatihah, yang dibacanya ketika shalat.
4. Kebudayaan Barat (berkembang) maju dengan cepat dalam ilmu pengetahuan karena ia menghor mati tanggung jawab pribadi.
5. Saya akan melihat menteri dalam negeri ketika kembalinya dari bermusim panas di Bali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar