Klimatologi Pengelolaan DAS (2)
Oleh aminuddin
Apa itu seresah?
Seresah adalah biomassa tumbu han yang jatuh di tanah, seperti daun, ranting dan dahan, merupakan campuran bahan organik dalam bermacam tingkat pembusukan.
Seresah yang telah membusuk disebut humus. Banyaknya air yang terintersepsi oleh seresah tergantung pada sifat dan banyaknya seresah.
Air hujan yang sampai ke permu kaan tanah disebut curahan atau presipitasi efektif (Pe) ....
Setelah seresah jenuh dengan air, air akan mengalir di atas permuka an lantai hutan dan disebut air larian.
Air larian itu masuk ke sungai dan disebut aliran langsung. Air ini memperbesar aliran air. Sebagian lagi air meresap ke dalam tanah (F) dan mengisi lengas tanah serta air simpanan.
Pengiriman air simpanan disebut suplesi. Suplesi dipermudah oleh seresah, karena tanah menjadi gembur oleh kegiatan hidup berbagai jenis makhluk hidup tanah (cacing dan serangga yang membuat terowongan dan mengaduk tanah, sehingga tanah tercampur dengan bahan organik seresah).
Semakin banyak air yang terinter sepsi seresah dan yang meresap ke dalam tanah, makin kecil air larian dan dengan demikian juga aliran air di sungai. Oleh karena itu, pada kondisi curah hujan tertentu, aliran air haruslah lebih kecil dari DAS yang berhutan daripada DAS yang tidak berhutan.
Air simpanan tanah merupakan sumber untuk aliran air dalam jangka panjang. Air simpanan itu sebagian keluar melalui mata air dan menambah aliran air.
Aliran air dari air simpanan itu disebut aliran dasar, yaitu aliran-aliran yang tidak berasal langsung dari hujan.
b. Hutan dan erosi tanah
Ada beberapa jenis erosi tanah. Yaitu erosi percikan, erosi kulit dan erosi parit. Kali ini yang dibahas adalah erosi percikan yang bersumber dari air lolosan vegetasi hutan dalam kaitannya dengan pengelolaan DAS.
Butir air yang jatuh dari awan atau tajuk pohon (air lolosan) mempu nyai massa dan kecepatan tertentu.
Massa butir air ditentukan oleh vo lume butir air dan berat jenisnya.
Menurut banyak pengukuran butir air lolosan, ternyata garis tengah air lolosan lebih besar daripada butir air hujan, sehingga volumenya juga lebih besar.
Besarnya volume butir air lolosan dipengaruhi oleh lebar ujung daun, yang disebut ujung penetes. Makin lebar ujung penetes makin besar pula volume air lolosan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar