Selasa, 15 Januari 2019

Strategi Pemanfaatan Lahan Basah (7)

Strategi Pemanfaatan Lahan Basah (7)
Oleh aminuddin


g1. Pemukiman dan Perkotaan
Daerah rawa yang terletak di kiri ka nan hilir sungai besar dataran ren dah pada umumnya berkembang menjadi kawasan pemukiman dan perkotaan.

Hal ini dijumpai misalnya di Kota Banjarmasin, Pontianak, Palem bang, dan Samarinda.

Berbagai permasalahan pengem ba ngan dan pengelolaan kota dataran rendah ini sangat berkaitan dengan kondisi alam dan lingkungan yang sangat ditentukan oleh fluktuasi muka air sungai (anak sungai) yang ada.

Drainase perkotaan yang dilakukan secara gravitasi sangat ditentukan oleh muka air pada titik pengelua ran (muka air sungai). Hal ini diten tukan oleh curah hujan yang turun dan naik turunnya muka air sungai/ laut (mekanisme pasang surut).









_____

Bagaimana dengan dadih?



Dadih adalah produk olahan dari susu kerbau yang dibuat dengan cara fermentasi alami pada suhu kamar selama 2 hari (Sughita, 1995).

Saat ini dadih dikonsumsi sebagai makanan adat, disuguhkan pada acara pernikahan dan pemberian gelar datuk di daerah Sumatra Barat.

Selain di daerah Sumatra Barat, dadih juga terdapat di daerah Riau. Umumnya dadih dikonsumsi langsung bersama nasi setelah diberi irisan bawang merah dan cabe merah, atau dadih dicampurkan ke dalam minuman es bersama emping ketan, santan dan gula merah (Sisriyenni dan Zurriyati, 2004).

Dadih yang disenangi  konsumen adalah yang berwarna putih, bertekstur lembut dengan aroma spesifik (Sughita, 1994).

Bagi penderita “laktosa intolerance”, mengonsumsi dadih merupakan salah satu alternatif untuk memperoleh manfaat dari susu (Pato et al, 2004).

Namun dewasa ini yang menjadi masalah besar adalah konsumsi dadih yang terus menurun, sehingga menyebabkan masa depan dari produksi susu kerbau dan dadih menjadi suram (Ibrahim, 2006).

Pada saat proses fermentasi telah selesai susu kerbau akan mengental (curd), rasanya menjadi asam (0,99%), memiliki kandungan protein (6,81%), lemak (8,66%), vitamin A (80 SI) dan total bakteri asam laktat (16,0 x 105 CFU/ml) (Sisriyenni dan Zurriyati, 2004).

Di dalam dadih terdapat bakteri asam laktat (salah satu jenis bakteri probiotik) yang berperan dalam pembentukan tekstur dan cita rasa.

Adanya kandungan BAL seperti Lactobacillus,Streptococcus, Leuconostoc dan Lactococcus membuat dadih memiliki khasiat kesehatan antara lain menyeimbangkan mikroba dalam saluran usus, menghambat pertumbuhan bakteri patogen yang menyebabkan diare, menurunkan terjadinya mutasi sel, menurunkan kadar kolesterol darah dan meningkatkan sistim kekebalan tubuh.

Kandungan gizi dan manfaat kesehatan yang dimiliki dadih menjadikannya sebagai produk pangan yang potensial untuk dikembangkan sebagai industri.

Dadih dapat diproduksi sebagai :

(1) makanan jajanan seperti jelly dengan berbagai cita rasa yang disesuaikan untuk kalangan berbagai usia,

(2) minuman segar seperti yakult atau campuran es krim,

(3) produk makanan siap saji dengan tekstur padat seperti keju, mentega dan dapat digunakan untuk berbagai jenis makanan seperti lauk, isi roti lapis, pengisi makanan jajanan dan campuran berbagai jenis roti,

(4) suplemen makanan dalam ben tuk tablet, pil, powder, granula atau pasta yang berisi BAL asal dadih, baik dikonsumsi langsung ataupun
untuk memperkaya berbagai jenis makanan dan minuman dan

(5) sebagai sumber flavoring (Murwani, 2006).

Pembuatan dadih masih dilakukan secara tradisional dan belum ada standar cara pembuatannya.

Oleh sebab itu, kualitas dadih yang dihasilkan dari tiap daerah bervariasi, walaupun relatif tidak jauh berbeda. Kualitas dadih yang dihasilkan juga dipengaruhi oleh kualitas susu yang digunakan (Purnomo, 1996).

Dadih yang diproduksi di Sumatera Barat dibuat dengan bahan dasar susu kerbau dengan mengandalakan jasad renik yang ada di alam sebagai inokulan atau tanpa menggunakan starter tambahan.

Mikroba diperkirakan dapat berasal dari daun pisang sebagai penutup bambu dan dari susu itu sendiri (Yudoamijoyo dkk., 1983) serta dapat juga dari tabung bambu yang digunakan (Zakaria dkk., 1998).
(https://ptp2007 wordpress.com < dadih)

Untuk pengolahan lebih lanjut men jadi mentega telah dilakukan pene litian oleh Yulia Rahmayani, maha siswi Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya pada tahun 2007.

Dari hasil penelitian tersebut dida pat mentega yang mengandung BAL dan memenuhi syarat sebagai pangan probiotik. ( Bioindustri.blogspot.com)


Cara Membuat Dadih
Cara pembuatan dadih sangat mu dah dan sederhana. Dengan mengi kuti petunjuk pembuatan dadih kamu bisa membuat sendiri dengan bahan-bahan yang tersedia di rumah secara mudah, sehat dan sederhana.

Berikut ini akan disajikan bahan dan alat pembuatan dadih:

- Susu sapi segar

- Tabung bambu setinggi satu ruas

- Daun pisang atau daun waru



Langkah-langkah :

Berikut adalah langkah-langkah dalam membuat dadih.

- Siapkan alat dan bahan.

- Panaskan susu sapi untuk membuanuh kuman! (Pemanasan sapi dilakukan dengan waktu kurang dari lima menit. Jangan biarkan susu terlalu mendidih! Bila sudah menampakkan busa atau buih kecil-kecil, segera matikan kompor dan angkat susu! ).

- Masukkan susu sapi ke dalam tabung bambu yang bersih tanpa diberi perasa atau bahan lain.

- Untuk memudahkan penutupan tabung, layukanlah daun pisang atau daun waru di atas nyala api!

- Tutuplah tabung bambu menggunakan daun pisang atau daun waru yang telah dilayukan!

- Biarkan dadih selama dua sampai tiga hari. Pada suhu ruang sampai memadat atau menggumpal!

Hasil :

Setelah langkah-langkah dilakukan, dadih yang dibiarkan selama dua atau tiga hari akan memadat.

Olahan ini bisa bertahan selama dua sampai empat hari bila disim pan pada suhu ruangan.

Bila disimpan  pada suhu empat derajat “Celcius” maka akan bertahan enam sampai delapan hari.

Selamat mencoba ...  (https://fiaafiasmart.wordpress.com > me ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar