Sabtu, 12 Januari 2019

Strategi Pemanfaatan Lahan Basah (3)

Strategi Pemanfaatan Lahan Basah (3)
Oleh aminuddin




Pendayagunaan Lahan Basah/Rawa dengan Pendekatan 'Adaptasi' dan 'Modifikasi Lingkungan'




BERBAGAI kegiatan dapat dilaku kan di daerah rawa yang secara garis besarnya dapat dikelom pokkan menjadi :

a. Pemanfaatan lahan basah/ rawa untuk konservasi dan ekowisata

b. Pemanfaatan lahan basah/rawa untuk tanaman pangan dan hortikultura

c. Pemanfaatan lahan basah/rawa untuk pengembangan tanaman perkebunan

d. Pemanfaatan lahan basah/rawa untuk hutan tanaman industri

e. Pemanfaatan lahan basah/rawa untuk pengembangan perikanan

f. Pemanfaatan lahan basah/rawa untuk peternakan (kerbau rawa, itik Alabio)

g. Pemanfaatan lahan dan pengelolaan rawa untuk pemukiman dan perkotaan

h. Pemanfaatan dan pengelolaan rawa untuk kawasan industri.


a1. Konservasi dan Ekowisata
Konservasi kawasan hutan rawa dan mangrove di daerah rawa dan pesisir sangat penting untuk keberlanjutan lingkungan hidup sangat signifikan. Untuk Sumsel, misalnya Taman Nasional Sembilang (202.986 ha) yang terletak di Kabupaten Banyuasin, merupakan daerah konservasi yang unik.

Di Taman Nasional Sembilang ini terdapat, misalnya; harimau sumatera, buaya, beruang, lebih dari 32 species burung air, 8 spesies ular, 48 spesies ikan meliputi 37 famili dan mendukung kehidupan lebih dari 150.000 ekor burung-bu rung migran (Balai Taman Nasio nal Sembilang, 2009).

Taman Nasional Sembilang ini ber dekatan dengan daerah yang sudah dikembangkan untuk transmigrasi (Karang Agung Tengah dan Karang Agung Hilir) dan daerah hutan tananan industri (PT SHP) di Sungai Sembilang.

Potensi perikanan di kawasan ini sangat besar dan cukup banyak penduduk desa Sungsang, Sembilang, OKI, dan beberapa desa pesisir di Jawa yang menangkap ikan di perairan sekitar kawasan ini.

Selain itu, kawasan mangrove yang ada di daerah pesisir juga merupa kan daerah konservasi yang tetap perlu dijaga kelestariannya ...

Daerah konservasi lahan basah/rawa lain misalnya di Berbak, Jambi; Danau Sentarum, Kalimantan Barat, Rawa Aopa Watumohai, Kendari, Sulteng, dan di Wasur, Merauke, Papua.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar