Lemang Serasan Sekundang (7)
Oleh aminuddin
41. Lemang Pisang Gepok
Pisang Gepok atau biasa juga dikenal dengan pisang kapok bisa
dipadukan dengan lemang.
Manisnya pisang dan gemuknya
lemang sangat membantu bagi mereka yang suka pisang tetapi
tak suka lemang.
Bahan :
• 1 Kg beras ketan
• 8 gelas santan
• 2 Sisir pisang gepok
• Gula secukupnya
• 8 Ruas bambu
• 2 pelepah daun pisang
Cara Membuat :
1. Pertama cuci beras ketan dulu lalu keringkan dan tiriskan. Untuk
hasil terbaik selama 3-4 jam, cuci dan tiriskan.
Selanjutnya tambahkan santan, pisang yang sudah dihaluskan, dan gula secukupnya ke dalam beras ketan yang telah dimasukkan.
2. Siapkan bambu yang telah dilapisi dengan daun pisang.
3. Setelah itu masukkan ketan yang telah diberi santan ke dalam
bambu, tapi ingat jangan terlalu penuh kira – kira ¾ bagian saja.
Selanjutnya tutupi bagian atas bambu dengan daun pisang.
4. Nyalakan api bisa menggunakan kayu bakar atau arang untuk mem bakar bambu yang sudah mengandung beras ketan hingga matang. Jangan lupa membolak-balikkan bambu saja agar matang merata.
5. Setelah tidak telalu basah, keluar kan lemang dari bambu lalu
potong kecil-kecil dan siap disajikan.
42. Lemang Kacang Hijau
Kacang Hijau atau biasa disebut oleh masyarakat di Kabupaten
Muara Enim sebagai Kacang Ijo, biasanya dibuat bubur. Varian
lemang yang dipadu dengan hijau mempunyai nilai gizi yang tinggi.
Bahan :
• 1 Kg beras ketan
• 8 gelas santan
• ½ Kg kacang ijo
• Gula secukupnya
• 8 ruas bambu
• 2 pelepah daun pisang
Cara Membuat :
1. Pertama cuci beras ketan dulu lalu keringkan dan tiriskan. Untuk
hasil terbaik selama 3-4 jam, cuci dan tiriskan.
Selanjutnya tambahkan santan, air kacang ijo, dan gula secukupnya ke dalam beras ketan yang telah dimasukkan.
2. Siapkan bambu yang telah dilapisi dengan daun pisang.
3. Setelah itu masukkan ketan yang telah diberi santan ke dalam bambu, tapi ingat jangan terlalu penuh kira – kira ¾ bagian saja.
Selanjutnya tutupi bagian atas bambu dengan daun pisang.
4. Dan yang terakhir, nyalakan api bisa menggunakan kayu bakar
at au arang untuk membakar bambu yang sudah mengandung
beras ketan hingga matang. Ja ngan lupa membolak-balikkan
bambu saja agar matang merata.
5. Setelah tidak telalu basah, ke luarkan lemang dari bambu lalu
potong kecil-kecil dan siap disajikan.
43. Lemang Durian
Lemang durian adalah perpaduan antara ketan dan durian mencipta kan rasa gurih dan asin. Varian ini merupakan penciptaan baru deng an memadukan antara tradisonal dan produk luar.
Bahan-bahan :
• 1 kg beras ketan putih
• 1 buah durian
• Gula pasir secukupnya
• Garam secukupnya
• Bambu ukuran 30 cm
• Daun pisang
• 4 gelas santan kelapa
Cara Membuat :
1. Cuci beras ketan putih hingga
bersih, lalu rendam ± setengah jam. Lalu tiriskan airnya.
2. Kemudian tuangkan 4 gelas
santan ke dalam kuali, tunggu
sampai santan tersebut
mendidih.
3. Setelah mendidih lalu masukkan beras ketan dan durian yang telah
dipisahkan dengan bijinya, tam bahkan sedikit garam dan gula pasir secukupnya. Lalu aduk agar adonan matang merata.
Setelah santan tersebut sudah me resap atau sedikit mengering lalu angkat dan didinginkan.
4. Selanjutnya ambil bambu lalu cuci yang bersih bagian luar dan
dalamnya. Kemudian lapisi bagian dalam bambu dengan daun
pisang, biarkan daun pisangnya lebih di pucuk bambu.
Caranya, daun pisang digulung terlebih dahulu, masukkan ke bagian dalam bambu menggunakan penjepit dari bambu.
5. Kemudian setelah itu masukan beras ketan ke dalam bambu. Jangan mengisi beras ketannya terlalu penuh ke dalam bambu. Isi saja kira- kira ¾ bagiannya saja lalu tutup dengan daun pisang yang lebih di pucuk tadi lalu rapatkan.
Kemudian tutupi lagi bagian atas bambu dengan daun pisang yang digulung sebagai tutup bambunya.
6. Selanjutnya kukus lemang sampai matang ± setengah jam.
7. Setelah lemang sudah dikukus lanjutkan dibakar dengan bara api
yang sedang dengan posisi bambu ke arah atas tetapi agak miring.
Hendaklah putar-putar agar matang nya merata.
8. Jika sudah matang angkat dan siap disajikan.
44. Lemang Ikan Asin
Ikan Asin banyak didapati di Kabu paten Muara Enim, selain dibuat sebagai sale, ikan asin juga bisa dijadikan kerupuk sangat lezat dan gurih.
Bahan :
• 1 kg beras ketan putih
• ¼ kg ikan asin
• Gula pasir secukupnya
• Bambu ukuran 30 cm
• Daun pisang
• 4 gelas santan kelapa
Cara Membuat :
1. Cuci beras ketan putih hingga bersih, lalu rendam ±
setengah jam. Lalu tiriskan.
2. Kemudian tuangkan 4 gelas santan ke dalam kuali,
tunggu sampai santan tersebut mendidih.
3. Setelah mendidih lalu masukkan beras ketan dan ikan asin
yang telah dipisahkan dengan tulangnya, tambahkan gula
pasir secukupnya. Lalu aduk agar adonan matang merata.
Setelah santan tersebut meresap atau sedikit mengering lalu angkat dan didinginkan.
4. Selanjutnya ambil bambu lalu cuci yang bersih bagian luar dan dalamnya. Kemudian lapisi bagian dalam bambu dengan daun pisang, biarkan daun pisangnya lebih di
pucuk bambu.
Caranya, daun pisang digulung terlebih dahulu masukan ke bagian dalam bambu dengan mengguna kan penjepit dari bambu.
5. Setelah itu masukkan beras ketan ke dalam bambu. Jangan mengisi beras ketannya terlalu penuh ke dalam bambu. Isi saja kira-kira ¾ bagiannya saja, lalu
tutup dengan daun pisang yang lebih di pucuk tadi. Rapatkan, ke mudian tutupi lagi bagian atas bambu dengan daun pisang yang digulung sebagai tutup bambunya.
6. Selanjutnya kukus lemang sampai matang ± setengah
jam.
7. Setelah lemang selesai dikukus lanjutkan dibakar dengan
bara api yang sedang dengan posisi bambu ke arah atas tetapi agak miring. Hendaklah putar-putar agar
matangnya merata.
8. Jika sudah matang angkat dan siap disajikan.
45. Lemang Jagung
Jagung banyak tumbuh di beberapa daerah di Kabupaten Muara
Enim ...
Selain dibuat makanan, jagung juga dimanfaatkan untuk makanan ter nak ...
Buah dan kulit jagung yang dibuat lemang sangat enak sekali, dan banyak dibuat masyarakat di Kabupaten Muara Enim, sebagai salah satu alternatf camilan.
Bahan-bahan :
• 1 kg beras ketan putih
• 4 buah jagung manis
• Gula pasir secukupnya
• Garam secukupnya
• Bambu ukuran 30 cm
• Daun pisang
• 4 gelas santan kelapa
Cara membuat:
1. Cuci beras ketan putih hingga bersih, lalu rendam ± setengah
jam. Lalu tiriskan.
2. Kupas kulit jagung, cuci bersih jagung, lalu pisahkan biji
jagung muda dari bonggolnya. Setelah itu tiriskan jagung
tersebut.
3. Kemudian tuangkan 4 gelas santan ke dalam kuali, tunggu
sampai santan tersebut mendidih.
4. Setelah mendidih lalu masukkan beras ketan dan jagung,
tambahkan garam dan gula pasir secukupnya.
Lalu aduk agar adonan matang merata. Setelah santan sudah meresap atau sedikit mengering lalu angkat dan didinginkan.
5. Selanjutnya ambil bambu lalu cuci yang bersih bagian luar dan dalamnya. Kemudian lapisi bagian dalam bambu dengan daun pisang dan biarkan daun pisangnya lebih di pucuk bambu.
Caranya, daun pisang digulung terlebih dahulu, masukkan ke bagian dalam bambu dengan menggunakan penjepit
dari bambu.
6. Setelah itu masukkan beras ketan ke dalam
bambu. Jangan mengisi beras ketannya terlalu penuh
kevdalam bambu. Isi saja kira-kira ¾ bagiannya saja, lalu tutup dengan daun pisang yang lebih di pucuk tadi lalu rapatkan, kemudian tutupi lagi bagian atas bambu dengan daun pisang yang digulung sebagai tutup bambunya.
7. Selanjutnya kukus lemang sampai matang ± setengah jam.
8. Setelah lemang sudah dikukus lanjutkan dibakar dengan bara
api yang sedang dengan posisi bambu ke arah atasbtetapi
agak miring. Hendaklah putar-putar agar matangnya merata.
9. Jika sudah matang angkat dan siap disajikan.
46. Lemang Ikan Gabus
Ikan gabus banyak didapati di Kabupaten Muara Enim. Selain di buat sebagai lauk, ikan gabus banyak dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan pempek.
Lemang Ikan Gabus sangat lezat dan gurih ...
Bahan-bahan :
• 1 kg beras ketan putih
• 1 buah kelapa
• ½ kg daging ikan gabus yang
sudah di fillet dan dihaluskan
• Garam secukupnya
• 10 batang bambu
• Daun pisang secukupnya
Cara Membuat :
1. Campur beras ketan dengan santan kelapa, masak hingga
santannya mengental.
2. Masukkan daging ikan gabus dan garam.
3. Setelah bahan tercampur rata masukkan daun pisang ke dalam
potongan bambu.
4. Kemudian masukkan adonan yang sudah di masak ke dalam
potongan bambu.
5. Masukkan potongan bambu yang telah diisi ke dalam kukusan.
6. Kukus dalam beberapa jam.
7. Kemudian bakar hingga adonan benar-benar masak.
47. Lemang Telur Ikan
Telur Ikan banyak terdapat di Kabu paten Muara Enim,
yang memang banyak memiliki sungai dengan potensi Ikan
yang juga sangat ba nyak.
Pada saat musim kemarau, sangat
banyak ikan didapat, dan pada saat inilah masyarakat biasanya
me manfaatkan telur ikan sebagai paduan lemang.
Bahan-bahan :
• Telur ikan segar 250 gram (dicuci bersih)
• 2 buah cabe merah besar (Potong kecil- kecil )
• 2 Buah tomat merah (potong-potong garam 1 sendok teh
• Merica bubuk ¼ sendok teh
• 2 siung bawang putih (iris tipis)
• 1 batang daun bawang (iris tipis)
• Satu butir telur ayam
• Penyedap rasa secukupnya
• 3 sendok makan minyak goreng
• Garam secukupnya
• Daun pisang untuk membungkus secukupnya
• 13 bambu
Cara Membuat :
1. Masukkan telur ikan yang sudah bersih ke dalam wadah.
2. Masukkan potongan cabai dan tomat, bawang merah,bawang putih, daun bawang dan semua
bumbu lainnya.
3. Tambahkan telur ayam lalu aduk hingga merata.
4. Ambil tiap 1 lembar daun pisang lalu masukkan adonan
secukupnya dan gulung memanjang seperti lontong
dan masukkan ke dalam bambu.
5. Panggang lemang di bara api dengan cara tegak
sampai mematang.
6. Angkat dan biarkan dingin terlebih dahulu.
7. Lemang telur ikan siap disajikan.
48. Lemang Beras Ketan Nangka
Nangka merupakan buah – buahan yang cukup mudah didapatkan di
daerah Muara Enim. Dengan rasa yang manis sangat cocok dikom binasikan
dengan lemang.
Bahan-bahan :
• 500 gram beras ketan
• 300 ml santan kental
• Garam secukupnya
• Nangka 125 buah
• 250 gram gula pasir
• 125 gram susu kental manis
• Bambu muda atau buluh dengan
diameter 8 cm, cuci bersih.
• Daun pisang (secukupnya).
Cara Membuat :
1. Masak santan hingga mendidih.
2. Masukkan gula, susu dan garam secukupnya.
3. Masukkan beras ketan yang sudah dicuci bersih ke dalam santan yang telah mendidih.
4. Lalu masukkan nangka yang sudah dihaluskan.
5. Aduk hingga rata sampai santannya agak mengering.
6. Kemudian lapisi bambu dengan daun pisang, biarkan daun pisang lebih di pucuk bambu.
7. Masukkan adonan ke dalam bambu hingga penuh.
8. Bakar lemang dengan posisi tengah tetapi agak miring.
9. Agar matangnya rata, putar-putar bambunya.
10. Kalau sudah masak keluarkan lemang dari bambu.
11. Lemang siap dihidangkan.
49. Lemang Beras Ketan Buah Naga
Buah Naga banyak tumbuh di peka rangan rumah warga di Kabupaten Muara Enim.
Oleh Ibu-Ibu PKK warna buah naga yang merah cerah, dimanfaatkan sebagai pewarna
alami, dan le mang buah naga yang merah mem punyai tampilan yang sangat menarik.
Bahan-bahan :
• 500 gram beras ketan
• 300 ml santan kental
• Garam secukupnya
• Buah naga 1 buah
• 250 gram gula pasir
• 125 gram susu kental
manis
• Bambu muda atau buluh
dengan diameter 8 cm,
cuci bersih
• Daun pisang (secukupnya)
Cara Membuat :
1. Masak santan hingga mendidih.
2. Masukkan gula,susu dan garam secukupnya.
3. Masukkan beras ketan yang sudah dicuci bersih
ke dalam santan yang telah mendidih.
4. Lalu masukkan buah naga yang telah
dihaluskan.
5. Aduk hingga rata sampai santannya agak
mengering.
6. Kemudian lapisi bambu dengan daun pisang,
biarkan daun pisang lebih di pucuk bambu.
7. Masukkan adonan ke dalam bambu hingga
penuh.
8. Bakar lemang dengan posisi tengah tetapi
agak miring.
9. Agar matangnya rata, putar-putar bambunya.
10. Kalau sudah masak keluarkan lemang dari
bambu.
11. Lemang siap dihidangkan.
50. Lemang Srikaya
Srikaya merupakan paduan antara telur,
gula, santan dan air pandan. Srikaya ini
merupakan cocolan pada saat makan
lemang.
Lemang srikaya sangat enak
dimakan pada sore hari ...
Bahan Membuat Adonan Srikaya :
• Telur ayam 1 gelas (biasanya 1 gelas itu
kira-kira 4 butir telur ayam, bisa telur bebek,
jumlahnya disesuaikan)
• Gula pasir 1 gelas
• Santan kental 1 gelas
• Ekstrak sari pandan (5 lembar daun pandan
+ 5 lembar daun suji)
Cara Membuat Adonan Srikaya :
1. Campurkan gula pasir dan telur lalu diaduk/kocok perlahan sampai
gula larut. Ingat, kocokan tidak perlu sampai mengembang.
2. Masukkan santan dan sari pandan.
3. Aduk sampai tercampur rata.
4. Siapkan kukusan/dandang yang tutupnya dilapisi serbet supaya air
uap panas tidak jatuh ke dalam bahan srikaya yang akan di kukus.
5. Masukkan adonan srikaya ke dalam cetakan srikaya kecil-kecil (bisa
dari keramik bisa juga ceta kan plastik). Pastikan adonan diaduk setiap
akan menuang ke cetakan supaya bahan tidak mengemulsi.
6. Kukus selama 10-15 menit.
7. Angkat srikaya dan dinginkan sebentar, baru disimpan tetap dalam
cetakan mungilnya.
8. Simpan dalam wadah semacam Tupperware dalam kulkas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar