Minggu, 05 Mei 2019

Lafadz Allah dalam Surah Al-Baqarah (20)

Lafadz Allah dalam Surah Al-Baqarah (20)

By aminuddin






93. Ayat 185 :

"...Yuriidullaahu bikumul yusra wala yuriidukumul 'usraa. Walitukalli muul 'iddata walitukabbirullaaha 'alaa maa hadaakum wala'allakum tasykuruun."

(... Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki ke sukaran bagimu. Dan hendaklah ka mu memlncukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagung kan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur).

94. Ayat 187 :

" .... 'Alimallaahu annakum kuntum takhtaanuuna anfusakum fataaba 'alaikum wa 'afaa 'ankum. Fal-aan baasyiruuhunna wabtaghuu maa kataballaahu lakum. Wakuluu wasy rabuu hattaa yatabayyana lakumul khaitu abyadhu minal khaithil aswa di minal fajr. Tsumma atimmuush shiyaama ilal lail. Walaa tubaasyi ruu hunna wa antum 'aakifuuna fil masjidi tilka huduudallaahi falaa taqrabuuha. Kazaalika yubayyinullaahu aayaatihi linnaasi la'allahum yattaquun."

( .. Allah mengeetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan hawa nafsumu, karena itu Allah mengam puni kamu dan memberi maaf kepa damu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan ma kan minumlah hingga terang bagi mu benang putih dari benang hi tam, yaitu fajar. Kemudian sem purnakanlah puasa itu sampai ma lam, (tetapi) janganlah kamu cam puri mereka itu sedang kamu beri'tikaf (48) dalam mesjid itu. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa).

95. Ayat 189 :

"... Wattaqullaaha la'allakum tuflihuun."

( ... dan bertakwalah kamu kepada Allah agar kamu beruntung).

96. Ayat 190:

" Waqaatiluu fii sabiilillahil laziina yuqaatiluunakum walaa ta'taduu. Innallaaha laa yuhibbul mu'tadiin."

(Dan perangilah di jalan Allah ora ng-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas).

97. Ayat 192 :

"Fainin tahau fainnallaaha ghafuururrahiim."

(Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesu ngguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang).


98. Ayat 193 :

"Waqaatiluuhum hattaa laa takuuna fitnatuwwayakuunaddiinu lillaah. Fainin tahau falla 'udwaana illa 'aladzhdzhaalimiin."

(Dan perangilah mereka itu, sehing ga tidak ada fitnah lagi dan (sehing ga) agama itu hanya untuk Allah belaka. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi) kecuali terhadap orang-orang yang zalim).


99. Ayat 194 :

" ... Wattaqullaaha wa'lamuu annallaaha ma'al mutraqiien."


(.. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa).


100. Ayat 195 :

"Wa anfiquu fii sabiilillaahi walaa tulquu biaudiikum  ilattahlukati wa ahsinuu. Innallaaha yuhibbul muhsiniin."

(Dan belanjakanlah (harta benda mu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik).




















______
(48). I'tikaf ialah berada dalam mesjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar