Senin, 20 Mei 2019

Lafadz Allah dalam Surah Al-Baqarah (33)

Lafadz Allah dalam Surah Al-Baqarah (33)

By aminuddin







161. Ayat 263 :

"Qaulum ma'ruufuw wamaghfiratun khairum min shadaqatiy yatba'uhaa azaa. Wallaahu ghaniyyun haliim.'


(Perkataan yang baik dan pembe rian maaf (75) lebih baik dari sede kah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun).


162. Ayat 264 :

"Ya aayuhalllaziina aamanuu la tubthiluu shadaqaatikum bil manni wal azaa. Kallaziina yunfiqu maalahuu ri-a-annaasi wala yu'minu billaahi wal yaumil aakhiru famatsaluhuu kamatsali shafwaanin 'alaihi turaabun fa ashaabahu waabilun fatarakahuu shaldaa. La yaqdiruuna 'ala syai-im mimmaa kasabuu. Wallaahu laa yahdil qaumal kaafiriin."


(Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti ora ng yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpama an orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir (76).


163. Ayat 265 :

"Wamatsalullaziina yunfiquuna amwaalahumub tighaa-a mardhaatillaahi watatsbiitam min anfusihim kamatsali jannatin birabwatin ashaabahaa waabilun fa aatat ukulahaa dhi'fain. Faillam yushibha waabilun fathal. Wallaahu bimaa ta'maluuna bashiir."


(Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat).



164. Ayat 266 :

" ........ Kazaalika yubayyinullaahu lakumul aayaati la'allakum tatafakkaruun."

(..... Demikianlah Allah menerang kan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya (77).


165. Ayat 267 :


"Ya ayyuhallaziina aamanuu anfiquu minaththayyibaati maa kasabtum wamimmas akhrajnaa lakum minal ardh ...............
Wa'lamuu annallaaha ghaniyyun hamiid."


(Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) seba gian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu ......
Dan ketahuilah bahwasanya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji).

















______
(75). Perkataan yang baik maksud nya menolak dengan cara yang ba ik, dan maksud pemberian maaf ialah memaafkan tingkah laku yang kurang sopan dari si peminta.

(76). Mereka ini tidak mendapat manfaat di dunia dari usaha-usaha mereka dan tidak pula mendapat pahala di akherat.

(77). Inilah perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya kare na riya, membangga-banggakan pemberiannya pada orang lain dan menyakiti hati orang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar