Rabu, 15 Mei 2019

Lafadz Allah dalam Surah Al-Baqarah (29)

Lafadz Allah dalam Surah Al-Baqarah (29)

By aminuddin



147. Ayat 247 :

"Waqaala lahum nabiyyuhum innallaha qad ba'atsa lakum thaaluuta malika ... ........
Qaala innallaahash tafaahu 'alaikum wazaadahuu baathatan fil 'ilmi wal jism. Wallaahu yu-tii mulkahuu mayyasyaa-u wallaahu waasi'un 'aliim."

"Nabi mereka mengatakan kepada mereka: " Sesungguhnya Allah te lah mengangkat Thalut menjadi rajamu." ........
Nabi (mereka) berkata : "Sesu
ng guhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugera hinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa." Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui).

148. Ayat 249 :

"Faamma fashala thaalutu bil junuudi qaala innallaaha mub taliikum binahri. Faman syariba minhu falaisa minnii. Wamallam yath'amhu fainnahuu minnii illa manightarafa ghurfatan biyadih. Fasyaribu minhu illaa qaliilam minhum. Falammaa jaa wazahuu huwa wallaziina aamanuu ma'ahuu qaaluu laa thaaqata lanaal yauma bijaaluuta wajunuudih. Qalallaziina yadzhunnuuna annahum mulaaqullaahi kam min fi-atin qaliilatin ghalabat fi-atan katsiiratan biiznillaah. Wallaahu ma'ashshaabiriin."

(Maka tatkala Thalut keluar mem bawa tentaranya, ia berkata : "Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya, bukanlah ia pengikutku. Dan barang siapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka ia adalah pengikutku." Kemu dian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata : "Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya." Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata : "Berapa ba nyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar).


149. Ayat 251 :

"Fahazamuuhum biiznillaahi WA qatala daawuudu jaaluuta waaataahullaahul mulka wal hikmata wa'allamahuu mimmaa yasyaa-a walaula daf'ullaahin naasa ba'dhahum biba'dhin lafasadatil ardhu walaakinnallaaha zuu fadhlin 'alal 'aalamiin."

(Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan (dalam peperangan itu) Daud membunuh Jalut, kemudi an Allah membarikan kepadanya (Daud) pemerintahan dan hikmah (67) (sesudah meninggalnya Thalut) dan mengajarkan kepadanya apa yang dikehendaki-Nya. Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam).


150. Ayat 252 :

"Tilka aayaatullaahi natluuhaa 'alaika bilhaq. Wainnaka laminal mursaliin."

(Itu adalah ayat-ayat Allah. Kami bacakan kepadamu dengan hak (benar) dan sesungguhnya kami benar-benar salah seorang di antara nabi-nabi yang diutus).















_____
(67). Yang dimaksud di sini ialah kenabian dan Kitab Zabur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar