By aminuddin
176. Ayat 282 :
"... Wala ya-ba kaatibun ayyaktuba kamaa 'allamahullaahu falyaktub. Walyumlilillazii'alaihil haqqu wal yattaqillaaha rabbahuu wala yabkhas minhu syai-an ...
Zaalikum aqsathu 'indallaahi wa aqwamu lisysyahaadah ...
Wattaqullaah. Wayu'allimukumullaah. Wallaahu bikulli syai-in 'aliim."
( ... Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah telah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya .....
Yang demikian itu lebih adil di sisi Allah dan lebih dapat menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu ..
Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarimu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
177. Ayat 283:
"Wainkuntum 'alaa safarin walam tajiduu kaatiban farihaanum maqbuudhah. Fain amina ba'dhukum ba'dhan falyu-addillazii-tumina amaanatahuu walyattaqillaaha rabbah. Wala taktumuusy syahaadah. Wamayyaktumhaa fainnahu itsmun qalbuh. Wallaahu bimaa ta'maluuna 'aliim."
(Jika kamu dalam perjalanan (dan bermuamalah secara tidak tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipe gang (85) (oleh yang berpiutang). Akan tetapi jika sebagian kamu me mpercayai sebagian yang lain, ma ka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (hutang nya) dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya; dan jangan lah kamu (para saksi ) menyembu nyikan persaksian. Dan barang sia pa yang menyembunyikannya, ma ka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya; dan Allah Ma ha Mengetahui apa yang kamu kerjakan).
178. Ayat 284 :
"Lillaahi maafissamaawaati wamaa fil ardh. Wain tubduu maa fii anfusakum aw tukhfuuhu yuhaasibkum bihillaah. Fataghfiru limayyasyaa-u wa yu'azzibu mayyasyaa-a. Wallaahu 'ala kulli syau-in qadiir."
(Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu me nyembunyikannya, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Ma ka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya, dan menyiksa sia pa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu).
179. Ayat 285 :
"Aamanarrasuulu bimaa unzila ilaihi mirrabbihii wal mu-minuun. Kullun aamana billaahi wamalaa-ikatihi wakutubihii warusulihi. Laa nufarriqu baina ahadim mirrusulih. Waqaaluu sami'naa wa atha'naa ghufraanaka rabbanaa wailaikal mashiir."
(Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula ora ng-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengata kan) : "Kami tidak membeda-beda kan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya," dan mereka mengatakan : "Kami dengar dan kami taat." (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkau lah tempat kami kembali).
180. Ayat 286 :
"Laa yukalllifullaahu nafsan illa wus'ahaa .."
(Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggu pannya ...).
____
(85). Barang tanggungan (borg) itu diadakan bila satu sama lain tidak percaya mempercayai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar